Sel. Feb 18th, 2020

Kenaikan BPJS Lebih 100% di Nilai Cekik Warga

Kab Bandung, Matainvestigasi.com – Kenaikan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) yang sudah di sahkan oleh pemerintah dalam Perpres 82/2019 tentang Jaminan Kesehatan yang sudah dikaji mencapai 100% dari pembayaran sebelumnya untuk kelas III semula Rp. 25.500/kepala menjadi Rp. 42.000. Hal ini dieluhkan oleh sebagian besar masyarakat dalam membayar iuran Bpjs tiap bulannya (03/02).

Ternyata kenaikan Bpjs tersebut bukan hanya 100% dari pembayaran semula, bahkan di nilai mencapai hampir 300%. Terbukti dari salah seorang peserta Bpjs kelas III yang melakukan pembayaran di Alfamart Tegalluar Bojongsoang Kab Bandung mencapai Rp. 422.500 untuk peserta bpjs sebanyak 5 kepala, yang sebelumnya Rp. 127.500 untuk satu keluarga berjumlah 5 orang.

Menurut Ayi Rasmanta (45) warga Rt07/3 Kp. Rancalame Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang selaku peserta bpjs dan kepala keluarga menjelaskan “saya kaget saat membayar iuran bpjs, pasalnya kok cukup mahal dan menjadi tidak mengerti, sementara pemerintah menaikan iuran bpjs di sekitaran mencapai 100%, bila benar seperti itu saya tidak harus bayar lebih dari 300 ribu untuk satu keluarga “ungkapnya.

“Jelas saya kecewa dengan adanya kenaikan ini, kok bisa melebihi diatas kemampuan saya, apalagi saat ini usaha sedang pailit, kok malah terbebani dengan Bpjs yang mengalami kenaikan tinggi, ditambah lagi istri saya yang sedang sakit kanker servic.

Dengan nada kesalnya Ayi menambahkan “Bila ini benar program dari pak jokowi, berarti pak jokowi tidak bertanggung jawab pada rakyatnya, khususnya rakyat kalangan bawah semoga saja pa jokowi tidak seperti itu, bisa saja ada oknum yang bermain dibawahnya.

Harapan saya, janganlah terlalu membebani masyarakat kecil, apalagi sedang dalam keadaan musibah. Bila kenaikan iuran bpjs yang naik 100% saja sudah cukup berat, ini melebihi dari 100% “tutup Ayi. (chox)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *