Sel. Feb 18th, 2020

Warga Kecewa Lurah Ciskid Pindah Mendadak, Rw Ujang : Kenapa Tidak Camat atau Sekcam Yang di Pindahkan ?

Bandung, Matainvestigasi.com – Memiliki Pemimpin yang di cintai warga atau masyarakat memang tidak mudah. Pasalnya pemimpin yang seperti itu langka, apalagi yang peka dan memgerti dalam permasalahan di lingkungan dengan tidak tebang pilih. Perpindahan Dadang Sopandi selaku Lurah Cisaranten Kidul (Ciskid) Kecamatan Gedebage yang dianggap mendadak di rotasi menuai kontroversi dan penolakan dari warga. Warga menganggap Lurah yang bisa bekerja dan berprestasi kenapa harus di pindahkan mendadak (07/02).

Saat di tanya Ujang Safaat Ketua Rw 02 mengatakan “kami warga masyarakat ciskid merasa terdzolimi dengan adanya rotasi pemindahan lurah Dadang Sobandi, baru kali ini mendapatkan lurah yang jujur siap turun kelapangan. Dadang Sobandi ini berani mengambil keputusan yang tepat cepat dan tanpa menunggu perintah asalkan bisa menuntaskan masalah dimasyarakat beliau turun langsung “ungkapnya.

“Warga dan tokoh pemuda masyarakat ciskid 85% menolak dipindahkan, dengan alasan percumah pindah kalau hanya jadi lurah lagi, kalau jadi lurah tuntaskan saja dicisaranten kidul tugas lurahnya dan kami berharap lurah bisa kembali lagi untuk menuntaskan ciskid kami minta untuk audensi dengan walikota bandung.

“Bila gesekan dengan camat tidak ada, tapi kalau camat merasa tersaingi kerjaannya memang benar. Contoh dalam penanganan banjir Lurah Dadang tidak memikirkan wilayah ciskid saja. Titik sumber masalah banjir ada dikecamatan dan kelurahan lain, tapi beliau kerjakan. Jadi jelas penanganan banjir dari hulu ke hilir bisa tuntas, mungkin karena dugaan itu ada pejabat yang merasa tersaingi melihat kinerjanya lurah daddang “tegas Rw Ujang.

Tambah Ujang “Masyarakat memohon dan meminta audensi dengan walikota kenapa lurah yang jujur siap kerja membangun wilayah ciskid bisa di pindahkan. Apakah salah kami memiliki pemimpin yang siap kerja dan jujur, seharusnya sebelum dirotasi pa wali melihat kinerjanya, sekiranya lurah atau camat yang tidak bisa bekerja.

Sementara Jaenudin Sukma selaku Sekcam Gedebage menjelaskan ” Ya itu kebijakan Pemkot sebagai bagian dari tour of duty pengembangan karier yang bersangkutan bersama 235 ASN lainnya guna memenuhi kebutuhan organisasi agar lebih mantap lagi dalam memberikan pelayanan kepada warga masyarakat. Itu menunjukan Lurah Dadang dalam masa kepemimpinannya disana sudah sangat bagus sehingga bisa bersinergi dengan warga masyarakatnya “ucapnya.

“Ketika yang bersangkutan dibutuhkan juga untuk menangani permasalahan dikelurahan lain, maka mau tidak mau harus mengikuti kebijakan Pemkot tersebut untuk pindah ke kelurahan lain.

“Insyaa Allah Pemkot pun tidak akan salah menempatkan pengganti di kelurahan Ciskid, tinggal bagaimana lurah baru bisa lebih meningkatkan lagi sinergitas kolaborasi dengan warga masyarakatnya.

“Sapertinya yang bersangkutan sering turun kelapangan menemui warga, sehingga jalinan kedekatannya terwujud. Dengan sering turun bersama maka segala permasalahan dan kebutuhan sekaligus solusi dari permasalahan yang ada dilapangan bisa cepat ditemukan.

“Itu kan kebijakan Pemkot maka mau tidak mau kita harus menerima keputusan ini, tantangannya sekarang tinggal bagaimana kecamatan mengarahkan/memotivasi lurah baru agar bisa minimal kinerjanya sama dengan lurah lama, itu juga kan bagian dari pembinaan pegawai.

“Insyaa Allah kita optimis Lurah baru akan bisa menunjukan kinerja yang bagus dan bisa mewujudkan harapan warganya, yang terpenting jalinan silaturahmi, komunikasi dengan berbagai komponen masyarakatnya tetap terjaga dan peka terhadap kebutuhan serta mampu mengimbangi tingkat kekritisan warga ketika menyikapi suatu permasalahan yang ada “kata sekcam.

Enjang Supriatna selaku ketua Rw 04 juga mengungkapkan ” Kinerjanya sangat bagus pisan sudah pastinya itu, kebanyakan warga sama rw semua merasa keberatan dengan kepindahan lurah dadang, kalau bisa mah harus tetap di ciskid “keluhnya.

“Beliau banyak prestasinya, terutama penggalangan dengan masyarakat ciskid sudah terjalin dan orangnya sigap, dengan warga – warga yang kena bencana dan penanganan masalah banjir sigap pisan.

“Sekitar 1,6 tahun kalau gak salah hitung mah, lebih singkat dari sebelumnya, yang paling menonjol waktu jadi lurah ciskid dengan transparansinya, kalau lurah dadang lebih transparan lagi dalam berbagai masalah di banding yang dulu, termasuk anggaran kelurahan dan orangnya enjoy bisa mengikuti keinginan masyarakat banyak. Harapan saya dan rw – rw yang lainya kalau bisa lurah dadang jangan di pindahkan “tegas enjang.

Ujang Rohman menambahkan “Teu baleg mun kitu ini jelas sebelah pihak Makana warga Cisaranten kidul minta audensi dengan walikota ingin menanyakan kenapa lurah yang mau kerja di pindahkan, harusnya sekcam dan camat yang pindah “imbuhnya.

Dadang Sobandi memaparkan “Satu sisi aku juga ada aturan ada perintah tugas, disisi lain juga dengan warga mulai deket dan akrab, bersama bekerja mendukung program pemerintah. Aku bukan penentu kebijakan jabatan dan tentu harus taat. Semoga ciskid semakin baik semakin sholid semakin maju dalam berbagai hal serta kondusif.

“Berat warga melepas adalah bentuk kanyaah ka anak, saya berharap di fungsikannya kali utuk saluran
1. membagi debit air dr riung bandung ke cinambo
2. Saluran dari yomart riung bandung – saluran sebelah billabong – cinambo serta mengawal dibangunnya SMP di wilayah ciskid.

Satu lagi, saluran di rw 3 utk dialihkan elevasinya menuju s.cinambo yang rw 3 saluran eksisting uma diarahkan elevasinya terpusat ke saluran yang menuju cinambo “tutup Dadang. (chox)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *